Mudik bukan berarti tanpa harus
persiapan yang matang. Untuk mencegah dampak penyakit, cedera atau bahkan
kematian, Anda perlu memperhatikan hal ini saat hendak pulang kampung alias
mudik agar perjalanan sampai tujuan.
Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan
(Balitbangkes), Prof dr Tjandra Yoga Aditama, menyebutkan ada tujuh poin
penting yang bisa menjadi bekal selama mudik, yaitu:
![]() |
| sumber gambar : https://suyatno.files.wordpress.com/2013/08/mudik6.jpg |
1. Persiapan Kendaraan
Jangan lupa lakukan servis kendaraan setidaknya beberapa hari
sebelum mudik. Bengkel servis kendaraan menjelang mudik biasanya dipenuhi
antrean kendaraan. Oleh karena itu, lakukan perawatan jauh hari
sebelumnya. Pemudik perlu untuk mengganti aki, mengecek kondisi rem,
saringan udara dan ban mobil. Termasuk bagian lain yang menunjang kenyamanan
berkendara.
2. Penginapan, Rumah Makan, Pos Pelayanan Kesehatan
Bila pemudik harus menempuh perjalanan yang sangat jauh, maka ia
harus bermalam di sebuah penginapan. Ada baiknya jika pemudik telah menentukan
di kota mana akan berhenti untuk beristirahat dan menginap. Pastikan juga
Pemudik tahu alamat pos pelayanan kesehatan dan rumah makan di sepanjang jalur
perjalanan.
3. Tas Khusus Pakaian
Jangan lupa menyediakan satu tas berisi pakaian seluruh
keluarga. Ini untuk berjaga-jaga siapa tahu selama perjalanan, ada anggota
keluarga yang sakit, pakaian terkena tumpahan minuman dan untuk berganti
pakaian saat di penginapan. Masukkan semua pakaian dalam satu tas agar
mudah membawanya. Letakkan pakaian anak-anak di bagian atas tas agar mudah
terjangkau. Sedangkan untuk perlengkapan bayi, letakkan di tas lain.
4. Obat-Obatan Keluarga
Jangan lupa untuk membawa obat-obatan yang biasa dikonsumsi
keluarga. Siapkan minyak kayu putih, plester demam, obat luka, plester luka,
serta obat-obatan untuk anak-anak (obat flu, demam, batuk, anti
mabuk). Pemudik juga dapat berkonsultasi mengenai hal ini pada dokter
keluarga. Jangan lupa untuk membawa kantung muntah bila ada anggota keluarga
yang mabuk perjalanan. Yang penting, pengemudi jangan memgkonsumsi obat yang
dapat menimbulkan rasa kantuk, dan tentu jangan konsumsi alkohol, apalagi
narkoba dalam bentuk apapun juga.
5. Persiapkan makanan dan vitamin
Sebaiknya membawa bekal makanan dan minuman sendiri. Pilih
tempat makan yang bersih dan higienis. Hindari mengonsumsi makanan yang terlalu
asam ataupun pedas untuk menghindari gangguan pencernaan selama perjalanan.
Makan tepat waktu, jangan menunda waktu makan. Jangan makan terlalu
berlebihan dalam sekali porsimakan. Minum air putih yang cukup selama
perjalanan. Jika perlu minum multivitamin dapat saja dilakukan
6. Jangan malu bertanya
Pemudik tidak mudik setiap satu minggu sekali, ada kalanya
kondisi jalan dan rute jalan utama sebuah kota berubah dari tahun sebelumnya.
Jika pemudik merasa salah jalan atau ingin mencari lokasi tertentu, jangan malu
bertanya pada pos-pos jaga mudik di sepanjang jalan utama. Bertanya pada
pihak pos jaga lebih aman dan terpercaya.Jika Pemudik tidak menemukan pos jaga,
datangi saja kantor kepolisian. Sebaiknya membawa peta mudik yang berisi jalur
mudik dan lokasi penting seperti pos Polisi dan Rumah sakit terdekat.Jika
pemudik membawa perangkat komputer tablet atau netbook bisa juga mengakses
video streaming cctv mudik
untuk memantau kepadatan arus lalu lintas dan diharapkan pemudik
tidak terjebak dalam kemacetan yang parah.
7. Persiapan fisik dan mental
Jaga kesehatan. Perjalanan panjang dan macet cenderung membuat
pemudik tidak dapat mengontrol emosi karena kecapean.
Sumber: liputan6.com
sumber: https://www.1001inspirasiramadhan.com/article/mudik/7-hal-penting-agar-mudik-berjalan-lancar

Tidak ada komentar:
Posting Komentar